Monday, 9 June 2014

Cinta, Mengertilah

CuCo’
Curha Cinta bO’
ini dia cerita mimin malam ini. Curahan hati tentang kekasih yang tak pernah mengerti perasaan mimin.
Tentang kekasih yang terlanjur mimin cintai.
Tentang kekasih yang ingin mimin lupakan.
Tentang kekasih yang mimin harap tak pernah mengenalnya.
Tentang kekasih yang telah memberi mimin banyak janji-janji.
Tentang kekasih yang seperti pelangi.
Cinta, Mengertilah!!
Apa Kamu Benar-Benar Tidak Mengerti?
Aku harap kamu ada disini sebenarnya bukan karna aku butuh bantuanmu untuk mengerjakan tugas-tugasku, tapi lebih karna hatiku yang membutuhkanmu. Cukup kamu ada didekatku saja, aku sudah merasa sangat bahagia, merasa tenang, merasa tak kuarang suatu apapun. Tapi kenapa kamu sepertinya sama sekali tidak mengerti?
Banyak alasan yang aku buat agar aku bisa tetap bersamamu, agar kamu tetap tinggal disisiku. Tapi sepertinya kamu sama sekali tidak mengerti apa yang aku rasakan. Entah karna kamu tidak peduli, terlalu bodoh atau karna hatimu memang tidak pernah berusaha memasuki hatiku, hingga membuatmu mengerti.
Aku selalu merindukanmu, tiap minggu, tiap hari, tiap jam bahkan tiap detik, selalu dan terus merindukanmu, tak bisakah kamu mengerti?
Mungkin ini bukan cinta, karna perasaan ini begitu menyiksa.
Kata orang cinta itu anugrah. Jika memang cinta adalah anugrah, sudah pasti dia membawa kebahagiaan. Makanya aku tau bahwa yang aku rasakan ini bukanlah cinta.
Aku ingin melepaskan perasaan ini, agar aku terbebas dari perasaan yang sangat menyiksa ini. Tapi entah mengapa aku masih belum bisa melakukannya. Beberapa kali pernah kucoba, mulai dari menjauhimu, membencimu, menghilangkan jejakmu, tapi ahirnya aku sadar, bahwa dengan begitu, aku semakin menyiksa diriku.
Aku simpulkan bahwa aku tak sanggup. Aku ingin tetap bersamamu, meski begitu melelahkan mengikuti tingkahmu.
Cinta, mengertilah!!
Aku hanya ingin bersamamu, karna bersamamulah bahagiaku. Apalah artinya memiliki waktu didunia bila tak bahagia?! Karnanya aku ingin bersamamu agar waktuku didunia ini tak sia-sia belaka, aku ingin bahagia.
Kasih, mengertilah!!
Bahkan saat inipun aku sangat merindukanmu. Disaat aku sangat membencimu sekalipun, disaat aku benar-benar ingin melupakanmu pun, aku sangat merindukanmu. Rindu, rindu, sangat rindu.
Bisakah kamu menjadi langit bagiku? Bukan pelangi yang indahnya hanya sesaat!
Kamu layaknya pelangi bagiku. Indah, menwan, memberi harapan, membawa kebahagiaan. Tapi kamu begitu cepat berlalu, hilang, berlalu.
Tidakkah kamu pikir aku masih membutuhkanmu?
Tidakkah kamu peduli pada senyumku yang lenyap ketika kepergianmu?
Tapi begitulah sejatinya kamu,
Sekedar menghibur setelah duka, sekedar memberi janji, tapi tidak menemani mewujudkan janji itu.
Lalu apa lagi yang aku harapkan?
Cinta, mengertilah!!
Bertahanlah disini sebentar lagi, perhatikan tingkahku, biarkan aku bermanja-manja pada indahmu, ijinkan aku menikmati warnamu lebih lama,
Tapi seolah tak perduli, kamu pergi, memudar dan lenyap, meninggalkanku, tanpa peduli perasaanku.
Kasih, mengertilah!!
Aku merindukanmu. Aku membutuhkanmu untuk hatiku.
Kasih, ini terdengar begitu ironis,, aku membencimu karna merindukanmu, aneh bukan?


 Cerita Cinta, curhat cinta
Cinta, Mengertilah

No comments:

Post a Comment