sekian lama kita tak bersua membuat ku ragu akan keakraban kita dahulu. rasa sungkan dan tak enak hati terlalu mendominasi untuk kembali menyapamu,
"bagaimana kabarmu?" kalimat itu begitu sulit terucap bahkan hanya lewat tulisan dalam chating. kalimat itu menggangtung tak jelas diujung lidah dan tertahan di ujung jari saat ingin mengetiknya.
bahkan hanya untuk sekedarmengatakan 'hy' pun rasanya bagai tercekik.
dirimu... entah mengapa begitu jauh tak terjangkau kini. keakraban kita dahulu seakan tak tersisa walau setetes. padahal aku ingat betul bagaimana dulu kita tertawa, ngobrol dan bercanda melewatkan waktu, namun ketika kini aku kembali memandangi gambarmu, aku semakin ragu, apakah itu benar terjadi diwaktu dulu? atau kah ingatn-ingatan ku yang terlalu nyata?? kenangan tentangmu semakin kabur dan membuatku tak yakin. benarkah dahulu kita pernah bersama??
dirimu..jauuhh..dalam hayalku kau nyata bersama kenangan-kenangan kita, namun ketika kupandangi lagi potretmu, aku ragu akan kenangan itu.kamu terlalu jauh untuk ku.. tidak mungkin dulu kita pernah bersama,,, kenangan tentangmu, mungkin hanya hayalku yang mendesak ingin menjadi nyata.
sungguh, rinduku terus menumpuk. namun hanya mampu ku pendam. tiap kali rindu itu menghapiri, aku diam-diam memperhatikanmu, mengamatimu, mengikutimu, dan tersenyum melihat perkembanganmu. senang hatiku bila mendapati kabar baru tentangmu, baik dari teman, akun sosial media, bahkan observasi lapangan langsung. hahah.. yah, aku serius, tak jarang rinduku memuncak padamu. bila rinduku memuncak, ingin rasanya mengulang kenangan-kenangan yang tersimpan dalam ingatanku. namun, menyapamu sesuatu yang mustahil, mengikuti perkembangan akun sosmed mu membuatku semakin rindu, maka tak jarang pula aku turun langsung ke lapangan, melakukan observasi yaitu mengamatimu secara langsung. hahha... maaf jika aku membuatmu takut, tapi saat rindu itu menyerang ingin rasanya mengulang masa itu, maka aku akan menyusuri jalan-jalan yang pernah kita lewati, termasuk melewati jalan depan rumahmu. hahaha.... aku malu mengakuinya, tapi kini aku ingin kamu tau, bahwa aku sangat merindukanmu.
aku sering sengaja lewat depan rumahmu, berharap bisa melihat sedikit bayangan dirimu, walau lebih sering kecewa yang kudapat, tak apalah, hanya melihat rumahmu saja sudah cukup membuat hatiku deg-degan tak karuan, hahahha :D
teman-teman juga sering bercerita tentangmu,, cerita-cerita itu sedikit mengobati kerinduanku.
dirimu... begitu istimewa dihatiku.
jujur, aku kaget juga sangat bahagia. malam ini kamu menyapaku. bagai tersiram embun saat digurun,,, begitu sejuk. thanks sudah mengobati rinduku yang selama ini terpendam.
walau obrolan kita tadi tidak penting, tapi aku sangat bahagia bisa berbincang lg denganmu,
dirimu,, cinta pertamaku...
yahh,, mungkin kamu tak pernah tau, bahwa sebenarnya dirimu cinta pertamaku. akupun baru sadar setelah kebersamaan kita usai.
saat itu, momen yang tak akan pernah terlupakan. saat aku benar-benar merasakan cinta untuk pertama kalinya.
saat itu aku kelas satu SMA, sedang belajar dalam kelas. entah mengapa hatiku tergerak untuk memandang k arah lapangan, dikejauhan (sekitar 30-50 meter, lumayan jauh sehingga aku tidak bisa mengenali wajah seseorang) aku melihatmu. untuk pertama kalinya sejak tiga tahun silam, sejak kita berpisah, sejak aku dan dirimu tak pernah berkomunikasi lagi.
sebenarnya hingga hari ini pun aku masih ragu, apakah itu dirimu ataukah orang lain? (karna aku tak bisa melihat jelas wajahnya)
saat itu, ketika aku melihat ke arah lapangan, aku melihat seseorang, entah mengapa hatiku berkata itu dirimu, hatiku terasa dinginn...bagai dialiri oleh es, waktu terasa berhenti sepersekian detik saat itu. saat itu, hatiku berkata itu adalah dirimu, dan saat itu aku sadar betapa aku saaaaangat merindukanmu. aku jatuh cinta . saat itu dirimu cinta pertamaku.
walau aku tak yakin itu adalah dirimu, namun saat istrahat pelajaran aku mendengar teman-temanku berkata bahwa tadi memang ada dirimu di sekolahku, dan aku tambah yakin bahwa yang aku lihat tadi benar-benar adalah dirimu. saat itu aku tau, dirimu cinta pertamaku.
