Hari ini ahirnya kita mengahiri hubungan kita yangtelah terjalin selama 6 tahun. Kau yang memintanya demikian, "kalau begitu kita putus meki", "iya" jawabku.
kita ahirnya benar-benar saling melepaskan. bukan, bukan karena kita sudah tidak saling mencintai lagi, tapi karna kita sudah sama-sama dewasa sekarang. Setelah kedewasaan ini merasuki, kita berdua sama-sama sadar, bahwa hubungan tanpa ikatan pernikahan bukan sesuatu yang sehat. Aku bahagia dengan keputusan ini, kita berdua bisa sama-sama mengesampingkan ego masing-masing dan memilih untuk saling menjaga jarak. Jarak memanglah sesuatu yang paling bijaksana saat ini.
Kita sudah pernah saling berjanji untuk saling memiliki dlm ikatan pernikahan.. Namun ternyata ngomong nikah itu gampang, tp mewujudkan sungguh luar biasa..
Dewasa ini qt ahirnya sadar bahwa ternyata menikah bukan hanya tentang cinta aku dan km, tp lebih luas lagi, restu orang tua, pandangan sosial, opini keluarga, materi, dan banyak lg tetekbengek lainnya yg harus dipertimbangkan, and finally, takdir.
Ketika qt sama sama berserah diri pada takdir hingga hanya doA dan istikharah yg bisa dilakukan, ternyata jawabanya tdk sejalan dg apa yg aku dan km harapkan.
Jika ahirnya aku menikah dg org lain, aku hanya berharap qt berdua mampu tersenyum dan mengucap syukur kpd Allah.. Meski terasa sakit, tdk sesuai dg harapan, aku hanya mampu berdoA semoga hati2 qt diberikan kesabaran, keikhlasan utk menerima segala ketetapanNya meski tdk sesuai dg yg qt harapkan. Sesungguhx Allah maha tau yg terbaik bagi hambax, Dia maha Adil lg maha Bijaksana.. Semoga hati qt bisa mengerti dan menerima dg lapang dada..