komunitas sosial, atau mungkin terperangkap dalam tanah dan menyatu dengannya.
aku tahu dia.Seorang yang sangat optimis.Percaya bahwa impiannya akan tercapai.Namun terkadang melakukan tindakan konyol bahkan terlampau diluar dari kewajaran.Wajar saja, ia masih labil.Seorang yang menurut ku tidak pantang menyerah terhadap keadaan.sulit mengikuti aturan.bahkan sering kali ia dihukum karena tidak patuh terhadap 'bos'nya.orang awan akan sulit memahaminya.bahkan untuk sekedar menolelir tindakannya pun akan sulit.
terkadang ia di sebut sebagai manusia irrasional.Manusia (menurut teori REBT) yang menanamkan dalam dirinya kata 'harus'.Melakukan suatu setiap tindakan dengan suatu optimisme 'harus'.Beberapa hari yang lalu ia sempat diberikan nasehat oleh seorang yang bijak.Seorang bijak tersebut berkata bahwa ''hilangkan pikiran irrasionalmu karena akan berdampak negatif pada orang lain''.Itu inti perkataanya.Singkat namun ada makna filosofis yang tersirat didalamnya.
Akhir-akhir ini memang ia dijejaki oleh beban pikiran yang berat.Bahkan lebih berat dari topangan fisiknya.melampaui perkara kekuatan kaki untuk menahan semua organ dalam tubuh.Pikirannya berat.Masalah silih berganti berdatangan kepadanya.Mungkin sebagian orang tidak tahu.Dia memang tipe introver.menutup diri terhadap sesuatu yang bersifat privasi.Namun pahamilah ia secara mendalam.Justifikasi bukan menjadi landasan yang valid untuk mengetahui karakternya.walaupun dia bukan objek penelitian skripsi yang harus valid dan realibel, namun coba pahamilah ia secara mendalam.Untuk satu perkara saja.karena ini sangat menentukan masa depannya.
Banyak tidak mengerti apa sebenarnya yang terjadi terhadap dirinya.Bahkan sebagian orang hanya menilai masalahnya dari kulit luarnya saja.sekali lagi, semua lebih dari itu.semuanya terangkum dalam kepalanya yang hanya berukuran sekian gram.Tidak sebanding dengan masalah yang ia harus tampung.Tapi ia terus merangkumnya.ibarat puisi yang tak mampu terjelaskan dalam kata singkatnya.
Kini ia mencapai klimaks dongeng kehidupan.Tapi katanya ia enggan menyebutnya ini sebagai klimaks.sebab tidak akan ada akhir sebelum otak tak mampu berfikir lagi.saya yakin ia mampu menghadapinya.Sebab bekal perjalanan kehidupan sudah disiapkan diransel perjuangan.
Yah, ia terus berjuang untuk mencapai gunung kehidupan.Menggunakan ransel perjuangan sebagai bekal.Ahh,, tidak.aku lebih menyebutnya sebagai ransel ilmu.kata itu spertinya cocok untuk menjadi pasangan.Sebab dulu ia sering bergulat dengan ilmu.mencari lawan untuk bertanding diarena perjuangan
aku ingat masa lalunya ketika menjadi 'pemulung' ilmu.berjalan disudut kota dan mengumpulkan serpihan ilmu dan dimasukkan diranselnya.sampai sekarang aku tak mengerti mengenai asal muasal ransel itu.
aku ingat ia.aku ingat ketika ia belajar sampai larut malam hanya untuk sekedar menyombongkan dirinya esok hari.sudahlah, kini itu akan menjadi cerita pengantar tidur cucu ku.sulit untuk mengingatnya kembali.kini ia mengalami masa sulit yang harus dilaluinya sendirian.yah, sendirian.sebab baginya sendiri adalah proses untuk mencari kebahagiaan.
Kini, ia tak tahu lagi dimana harus bercerita.Aku juga tidak mengerti.apakah impiannya yang selama ini ia gantung hanya akan menjadi hiasan yang hanya menyejukkan mata dalam beberapa detik.ataukah impiannya hanya akan menjadi bunga tidur yang tak akan membangunkannya esok hari.
aku tahu dia.Seorang yang sangat optimis.Percaya bahwa impiannya akan tercapai.Namun terkadang melakukan tindakan konyol bahkan terlampau diluar dari kewajaran.Wajar saja, ia masih labil.Seorang yang menurut ku tidak pantang menyerah terhadap keadaan.sulit mengikuti aturan.bahkan sering kali ia dihukum karena tidak patuh terhadap 'bos'nya.orang awan akan sulit memahaminya.bahkan untuk sekedar menolelir tindakannya pun akan sulit.
terkadang ia di sebut sebagai manusia irrasional.Manusia (menurut teori REBT) yang menanamkan dalam dirinya kata 'harus'.Melakukan suatu setiap tindakan dengan suatu optimisme 'harus'.Beberapa hari yang lalu ia sempat diberikan nasehat oleh seorang yang bijak.Seorang bijak tersebut berkata bahwa ''hilangkan pikiran irrasionalmu karena akan berdampak negatif pada orang lain''.Itu inti perkataanya.Singkat namun ada makna filosofis yang tersirat didalamnya.
Akhir-akhir ini memang ia dijejaki oleh beban pikiran yang berat.Bahkan lebih berat dari topangan fisiknya.melampaui perkara kekuatan kaki untuk menahan semua organ dalam tubuh.Pikirannya berat.Masalah silih berganti berdatangan kepadanya.Mungkin sebagian orang tidak tahu.Dia memang tipe introver.menutup diri terhadap sesuatu yang bersifat privasi.Namun pahamilah ia secara mendalam.Justifikasi bukan menjadi landasan yang valid untuk mengetahui karakternya.walaupun dia bukan objek penelitian skripsi yang harus valid dan realibel, namun coba pahamilah ia secara mendalam.Untuk satu perkara saja.karena ini sangat menentukan masa depannya.
Banyak tidak mengerti apa sebenarnya yang terjadi terhadap dirinya.Bahkan sebagian orang hanya menilai masalahnya dari kulit luarnya saja.sekali lagi, semua lebih dari itu.semuanya terangkum dalam kepalanya yang hanya berukuran sekian gram.Tidak sebanding dengan masalah yang ia harus tampung.Tapi ia terus merangkumnya.ibarat puisi yang tak mampu terjelaskan dalam kata singkatnya.
Kini ia mencapai klimaks dongeng kehidupan.Tapi katanya ia enggan menyebutnya ini sebagai klimaks.sebab tidak akan ada akhir sebelum otak tak mampu berfikir lagi.saya yakin ia mampu menghadapinya.Sebab bekal perjalanan kehidupan sudah disiapkan diransel perjuangan.
Yah, ia terus berjuang untuk mencapai gunung kehidupan.Menggunakan ransel perjuangan sebagai bekal.Ahh,, tidak.aku lebih menyebutnya sebagai ransel ilmu.kata itu spertinya cocok untuk menjadi pasangan.Sebab dulu ia sering bergulat dengan ilmu.mencari lawan untuk bertanding diarena perjuangan
aku ingat masa lalunya ketika menjadi 'pemulung' ilmu.berjalan disudut kota dan mengumpulkan serpihan ilmu dan dimasukkan diranselnya.sampai sekarang aku tak mengerti mengenai asal muasal ransel itu.
aku ingat ia.aku ingat ketika ia belajar sampai larut malam hanya untuk sekedar menyombongkan dirinya esok hari.sudahlah, kini itu akan menjadi cerita pengantar tidur cucu ku.sulit untuk mengingatnya kembali.kini ia mengalami masa sulit yang harus dilaluinya sendirian.yah, sendirian.sebab baginya sendiri adalah proses untuk mencari kebahagiaan.
Kini, ia tak tahu lagi dimana harus bercerita.Aku juga tidak mengerti.apakah impiannya yang selama ini ia gantung hanya akan menjadi hiasan yang hanya menyejukkan mata dalam beberapa detik.ataukah impiannya hanya akan menjadi bunga tidur yang tak akan membangunkannya esok hari.
No comments:
Post a Comment